LIMA PULUH KOTA — Jasa Raharja Cabang Bukittinggi terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas dengan menggelar Sosialisasi Pencegahan Kecelakaan Lalu Lintas Jalan di SMA Negeri 1 Situjuh Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, pada Senin (12/1).
Kegiatan edukatif ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Jasa Raharja dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah, mengingat pelajar termasuk kelompok usia yang rentan terhadap risiko kecelakaan di jalan raya.
Sosialisasi dilaksanakan oleh petugas Jasa Raharja Cabang Bukittinggi, Riki Dedi Chandra, dengan menghadirkan narasumber dari unsur kepolisian dan pihak sekolah. Hadir sebagai pemateri IPTU Suwasri selaku KBO Lantas, Aipda Ilham selaku Kanit Kamsel Polres Payakumbuh, serta didukung penuh oleh Kepala Sekolah dan Komite Sekolah SMAN 1 Situjuh Limo Nagari.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh majelis guru dan siswa kelas X hingga XII. Para peserta mendapatkan pemahaman komprehensif terkait pentingnya disiplin berlalu lintas, kepatuhan terhadap rambu dan aturan jalan, penggunaan perlengkapan keselamatan berkendara, serta etika berlalu lintas yang baik dan bertanggung jawab.
Dalam pemaparannya, para narasumber juga mengajak para pelajar untuk memahami berbagai risiko kecelakaan lalu lintas serta peran strategis generasi muda dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman dan berkeselamatan. Edukasi sejak dini dinilai menjadi langkah efektif dalam menekan angka kecelakaan di masa mendatang.
Sinergi antara Jasa Raharja, Kepolisian, dan pihak sekolah diharapkan mampu membentuk kesadaran kolektif di kalangan pelajar tentang pentingnya keselamatan di jalan raya. Para siswa juga dihimbau untuk menjadi teladan dalam berlalu lintas, baik sebagai pengendara maupun pengguna jalan lainnya.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa edukasi keselamatan lalu lintas kepada pelajar merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.
“Kami mengapresiasi sinergi antara Jasa Raharja Cabang Bukittinggi, Kepolisian, dan pihak sekolah. Edukasi kepada pelajar sangat penting untuk menanamkan disiplin dan etika berlalu lintas sejak dini. Kami berharap para siswa dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan berperan aktif dalam mencegah kecelakaan di jalan raya, ” ujarnya.
Jasa Raharja Cabang Bukittinggi menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi keselamatan lalu lintas akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pencegahan kecelakaan dan perlindungan masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah Sumatera Barat.

Ibrahim