Lima Puluh Kota, Sumbar – Warga Jorong Sampanjang, Nagari Sungai Rimbang, Kecamatan Suliki, Kabupaten Lima Puluh Kota, digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan di area kebun pada Rabu (8/4/2026) siang.
Korban diketahui bernama Henni (52), warga Kota Bukittinggi, yang ditemukan meninggal dunia di kebun milik keluarganya sekitar pukul 12.15 WIB.
Kapolsek Suliki mengatakan, jasad korban ditemukan dalam posisi terduduk bersandar di samping sepeda motor di belakang sebuah pondok kebun. Saat sepeda motor dipindahkan, tubuh korban terjatuh dalam kondisi kaku.
“Korban ditemukan sudah meninggal dunia dengan kondisi tubuh kaku. Di lokasi ditemukan luka sayatan pada kedua pergelangan tangan, ” ujar pihak kepolisian dalam laporan resmi.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban sebelumnya pulang ke rumah orang tuanya di Nagari Sungai Rimbang pada Senin (6/4). Sehari kemudian, korban berpamitan kembali ke Bukittinggi, namun tidak pernah tiba di tujuan sehingga keluarga melakukan pencarian.
Petugas Polsek Suliki bersama unit Reskrim dan Intelkam langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Ahmad Darwis Suliki untuk pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan awal dokter tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain di tubuh korban selain luka sayatan pada kedua pergelangan tangan.
Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Penolakan itu dituangkan dalam surat pernyataan resmi kepada kepolisian.
Meski demikian, polisi tetap melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kematian korban.
Kapolsek Suliki menyebut situasi di lokasi penemuan dalam keadaan aman dan kondusif, sementara aparat masih melakukan pemantauan lanjutan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah masyarakat.
(Berry)

Dina Syafitri